Wednesday, May 18, 2011

Kamis Ini, Hakim Akan Sidangkan Gugatan Terhadap Fifa

Siang ini  di markas CAS (Court of Arbitration of Sport) atau TAS (Tribunal Arbitral du Sport) di Lausanne, nasib gugatan K-78 dan kandidat calon ketum/waketum George Toisutta dan Arifin Panigoro akan disidangkan. Namun, CAS diperkirakan belum akan mengambil keputusan final, hanya membuat semacam keputusan sela karena besuk di Jakarta akan digelar Kongres. Sidang akan ditangani oleh Hakim William Sternheimer yang cukup berpengalaman. '' Saya sangat optimis bahwa Indonesia akan lolos dari sanksi FIFA. ini kepentingan nasional yang harus kita jaga bersama '' ujar dubes RI untuk Swiss Djoko Susilo yang terus memantau perkembangan persidangan di CAS.

Patrick Mbaya, pengacara yang mewakili K-78 dan paqsangan George Toisutta/ Arifin Panigoro sejak kemarin sore sudah berada di Jakarta untuk melihat langsung perkembangan di lapangan. Menurut rencana, siang ini dia akan menggfelar jumpa pers untuk menjelaskan perkembangan gugatan atas FIFA. diharapkan dengan penjelasan langsung tersebut, publik pendukung sepak bola di Indonesia akan mengetahui duduk masalah kekisruhan yang terjadi diFIFA dengan lebih baik.

Dalam perkembangan lain, CAS juga memberikan deadline sampai Rabu siang lalu untuk membeberkan fakta dan data mengenai kemelut PSSI menurut versinya. Marco Villiger, direktur hukum FIFA harus sudah menyerahkan dokumen tersebut tengah hari waktu Lausanne Swiss. dia harus menjawab gugatan yang diajukan oleh Patrick  Mbaya yang diberi judul  Requete d'appel au tribunal arbitral du Sport: avec demande de mesures conservatoires tres urgentes. intinya, kasus ini bersifat emergency dan sangat urgent sehingga perlu segera disidangkan.

Dari berbagai informasi yang dikumpulkan di Swiss, pihak FIFA sebenarnya agak kaget tidak akan menyangka bahwa pihak Indonesia akan memperkarakannya di CAS. hal ini mengingat banyak pihak di Indonesia yang kurang familiar dengan sistem arbitrase sport yang dilaksnaakan di Lausanne. apalagi working language yang dipakai bahasa Prancis, sebagaimana bahasa resmi kantor-kantor pemerintah di Swiss lainnya. Hanya karena tidak mau mundur dengan pertimbangan menjaga wibawa, maka FIFA terpaksa meladeni gugatan tersebut. Oleh karenanya dalam suratnya tanggal 12 Mei yang lalu yang dikirimkan ke Patrick Mbaya, FIFA sudah berjaga - jaga kalau sampai dikalahkan, maka mereka sudah menyatakan akan menerima apapun keputusan hukum yang diambil oleh CAS.

,,Saya yakin CAS akan mengambil putusan yang terbaik dengan mempertimbangkan semua data dan fakta yang ada. Rasanya CAS tidak akan mengambil keputusan yang bertentangan dengan hukum sehingga merugikan kepentingan nasional Indonesia'' kata dubes djoko susilo.
Kesalahan FIFA, sesuai dengan surat gugatan tersebut ialah memberikan wewenang KN untuk menyusun electoral code, padahal electoral code itu merupakan wewenang Kongres. Kedua, mendukung keputusan KN membatalkan keputusan komite banding yang membolehkan George Toisutta dan Arifin Panigoro mencalonkan diri dalam Kongres PSSI. dengan pembatalan itu, FIFA membenarkan telah campur tangan terhadap badan yang mestinya bersifat independen.

By Djoko Susilo with 9 comments

9 comments:

Tks Pak Djoko Susilo. Tulisan2 anda sangat menarik, enak dibaca, renyah dan ranum. Saya tunggu keterangan Patrick Mabaye di Jakarta, tapi mengenai persidangan GT-AP vs Fifa, tlg bapak tulis sisi lain persidangan yang tdk mungkin diurai oleh Patrick M., mis mg aspek2 kemenangan/kekalahan GT-AP. Terima kasih!

Thanks Pak Dubes!!! Kami Menunggu Hasil Sidang CAS Secepatnya..Berita di indonesia banyak yang tidak sesuai fakta di lapangan. Kami menunggu kabar-kabar penting dari bapak.

Pak Dubes Djoko, apakah sudah ada hasil sidang CAS?

saya setuju dengan pendapat Beliau ini, ketika kepentingan politik bermain, tidak ada yg mampu berbuat sportif. "http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/05/18/130400/1641617/76/adhyaksa-ungkap-alasannya-mundur?b991101mainnews"

Alhamdulillah, semoga degan adanya keputusan dari CAS nanti dapat memuaskan semua pihak sehingga tidak ada lagi saling klaim bahwa merekalah yg paling benar, terima kasih pak DJOKO, semoga sepakbola INDONESIA tidak dapat sanksi dari FIFA dan dapat berprestasi lebih baik.

kalau dihukum kasian Persipura, Sriwijaya n TimNas jg...
mudah2an cepet slesai masalahnya.

Thanks pak saya tunggu update nya.............

Post a Comment

    • Popular
    • Categories
    • Archives