Tuesday, May 3, 2011

Pertemuan Duta Besar RI Swiss dengan Menteri Kelautan Perikanan


"Ekspor hasil perikanan Indonesia ke Swiss masih sangat sedikit jumlahnya, apabila dibandingkan dengan ekspor asal Vietnam. Hal ini sangat disayangkan, mengingat potensi dan wilayah kelautan Indonesia jauh lebih besar dibandingkan dengan Vietnam" , demikian pernyataan Duta Besar RI untuk Swiss, Djoko Susilo pada pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Ir. Fadel Muhammad, Jumat (22/4) di Wisma Duta G├╝mligen, Swiss. Dubes Djoko menerangkan nilai ekspor hasil perikanan Indonesia ke Swiss periode Januari-Juni 2010 mencapai sekitar 231 ribu Swiss frank. Sementara nilai ekspor dari Vietnam mencapai hingga 31 juta Swiss frank, nilai ekspor dari thailand mencapai sekitar 2 jutaan Swiss frank.
Menurut Menteri KP, dengan rencana Pemerintah ke depan didukung dengan komitmen luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2012 bisa mencapai di atas 7%. Tentunya, hal ini harus ditunjang dengan segi keamanan dan sistem transportasi yang mendukung.

Lebih lanjut, Dubes Djoko menambahkan bahwa sistem transportasi memegang peranan penting dalam mendukung ekspor. Ekspor Thailand ke Swiss didukung dengan transportasi pesawat udara nasional milik Thailand. Tidak heran apabila di Swiss banyak produk asal Thailand memenuhi rak-rak di supermarket khusus Asia. Sementara itu, jumlah rumah makan Thailand di Swiss mencapai hingga 4 ribuan.

Selain mendiskusikan isu-isu terkait ekspor hasil perikanan Indonesia ke Swiss, pertemuan tersebut juga digunakan Menteri KP untuk menjajagi peningkatan kerjasama perikanan Indonesia-Swiss, terutama dengan lembaga Swiss Import Promotion Programme (SIPPO).

SIPPO merupakan lembaga khusus yang ditunjuk pemerintah Swiss, dalam rangka menunjang kegiatan impor untuk Swiss dan negara-negara Uni Eropa lainnya, dari negara berkembang. Selama ini, SIPPO telah banyak memfasilitasi beberapa perusahaan asal Indonesia dalam berpartisipasi pada pameran ekspor impor berskala internasional, yang diadakan di negara-negara Uni Eropa, termasuk Swiss. Tanggal 3 hingga 5 Mei mendatang, SIPPO memfasilitasi perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi pada European Seafood Expo 2011, yang merupakan pameran produk perikanan terbesar di Eropa. Menteri KP dijadwalkan akan hadir pada acara tersebut.

By Djoko Susilo with No comments

0 comments:

Post a Comment

    • Popular
    • Categories
    • Archives